Apa itu Program Pengayaan Bahasa LPDP

Program Pengayaan Bahasa (PB) adalah sebuah keistimewaan yang diberikan bagi awardee beasiswa LPDP yang lulus dari jalur beasiswa LPDP Afirmasi. Beasiswa jalur afirmasi itu sendiri terdiri dari beberapa jalur, yaitu beasiswa alumni bidikmisi, beasiswa prasejahtera, beasiswa daerah 3T, beasiswa santri, beasiswa prestasi olahraga, beasiswa prestasi seni, beasiswa penyandang disabilitas dan beasiswa Indonesia Timur. Saya sendiri mendaftar melalui jalur beasiswa daerah 3T, jadi diberikan kesempatan pula untuk mengikuti program pengayaan Bahasa ini.

Tujuan program PB adalah untuk membantu awardee memenuhi syarat kemampuan bahasa yang dipersyaratkan oleh kampus tujuan studi. Awardee dengan tujuan kampus dalam negeri diberikan pengayaan TOEFL, sedangkan bagi yang kampus tujuannya luar negeri diberikan pengayaan IELTS.

PB ditempatkan di berbagai kampus ternama di Indonesia dengan durasi yang berbeda-beda. Durasi ditentukan oleh kemampuan bahasa awardee yang dibuktian dengan sertifikat TOEFL yang digunakan saat mendaftar beasiswa LPDP. Semakin baik kemampuan bahasa awardee, biasanya durasi yang diberikan semakin singkat. Saya sendiri mendapat PB selama 6 bulan, bertempat di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Istimewanya, PB kali ini dilakukan secara online karena pandemi, dan ini adalah pengalaman pertama dalam sejarah LPDP.

PB dimulai dengan dikirimkannya undangan melalui email masing-masing awardee dari LPDP. Surat undangan dilampirkan beserta panduan PB dan link untuk memesan tiket keberangkatan ke kampus tujuan PB. Keberangkatan dan kepulangan peserta PB dibiayai LPDP, dan diberikan Living Allowance (LA) atau uang saku setiap bulan yang jumlahnya disesuaikan dengan kota lokasi PB. Untuk peserta PB di UIN Jakarta mendapat LA sejumlah 4.000.000/bulan karena berada di Kota Tangerang Selatan.

Tinggalkan komentar